Senin, 13 Januari 2014

Tentang Mikroprosessor



Sejarah Munculnya Mikrokontroler


Dengan  berkembangnya teknologi mikroprosesor 8 bit dan 16 bit, seiring dengan itu muncul pula kebutuhan agar perangkat elektronika dapat dikemas sekecil mungkin.  Seperti Atari, Nintendo, Sega, dan peralatan hiburan serta peralatan rumah tangga seperti AC dan Audio/Video.
Untuk mendukung hal tersebut,  tidak dapat dilakukan oleh mikroprosesor standar.  Hal ini dikarenakan mikroprosesor membutuhkan komponen eksternal tambahan seperti Memori, pengolah analog ke digital dan perangkat komunikasi serial misalnya.  Oleh karena itu dikembangkanlah chip yang di dalam kemasan tersebut sudah terdapat mikroprosesor, I/O Pendukung, Memori, bahkan ADC yang dikenal dengan istilah mikrokontroler.
Mikrokontroler dapat disebut sebagai “one chip solution” karena terdiri dari :
  
CPU (central processing unit)
     CPU ialah bagian yang paling penting dari suatu mikroprosesor, ia melakukan pemrosesan data.
RAM (Random Access Memory)
RAM digunakan Untuk menimpan data sementara
EPROM/PROM/ROM (Erasable Programmable Read Only Memory)
ROM digunakan untuk menyimpan program yang bersifat permanent
I/O (input/output) - serial and parallel
Unit ini berfungsi agar mikrokontroler dapat berkomunikasi dalam format serial atau paralel, sehingga dapat berkomunikasi dengan mudah dengan PC dan devais standar digital  lainnya.
Timers
Timer berguna untuk mengatur pwaktuan  pada system berbasis mikrokontroler, misal untuk delay atau pencacah.
interrupt controller

Jenis-Jenis Mikrokontroler
AMCC
Hingga Mei 2004, mikrokontroler ini masih dikembangkan dan dipasarkan oleh IBM, hingga kemudian keluarga 4xx dijual ke Applied Micro Circuits Corporation.


* 403 PowerPC CPU (PPC 403GCX)
* 405 PowerPC CPU (PPC 405EP, PPC 405GP/CR, PPC 405GPr, PPC NPe405H/L)
* 440 PowerPC Book-E CPU (PPC 440GP, PPC 440GX, PPC 440EP/EPx/GRx, PPC 440SP/SPe)

ATMEL
* Atmel AT91 series (ARM THUMB architecture)
* AT90, Tiny & Mega series – AVR (Atmel Norway design)
* Atmel AT89 series (Intel 8051/MCS51 architecture)
* MARC4
Cypress MicroSystems
* CY8C2xxxx (PSoC)

Freescale Semiconductor
Hingga 2004, mikrokontroler ini dikembangkan dan dipasarkan oleh Motorola, yang divisi semikonduktornya dilepas untuk mempermudah pengembangan Freescale Semiconductor.
* 8-bit (68HC05 (CPU05), 68HC08 (CPU08), 68HC11 (CPU11))
* 16-bit (68HC12 (CPU12), 68HC16 (CPU16), Freescale DSP56800 (DSPcontroller))
* 32-bit (Freescale 683XX (CPU32), MPC500, MPC 860 (PowerQUICC), MPC 8240/8250 (PowerQUICC II), MPC 8540/8555/8560 (PowerQUICC III))

Fujitsu
* F²MC Family (8/16 bit)
* FR Family (32 bit)
* FR-V Family (32 bit RISC)

Holtek
* HT8

Intel
* 8-bit (8XC42, MCS48, MCS51, 8061, 8xC251)
* 16-bit (80186/88, MCS96, MXS296, 32-bit, 386EX, i960)
Microchip
* Low End, Mikrokontroler PIC 12-bit
* Mid Range, Mikrokontroler PIC 14-bit
(PIC16F84, PIC16F877)
* 16-bit instruction PIC
* High End, Mikrokontroler PIC 16-bit

National Semiconductor
* COP8, CR16

NEC
* 17K, 75X, 78K, V850
Philips Semiconductors
* LPC2000, LPC900, LPC700
Renesas Tech. Corp.
(Renesas adalah perusahan patungan Hitachi dan Mitsubishi.)
* H8, SH, M16C, M32R

STMicroelectronics
* ST 62, ST 7

Texas Instruments
* TMS370, MSP430

Western Design Center
* 8-bit (W65C02-based µCs)
* 16-bit (W65816-based µCs)

Ubicom
* SX-28, SX-48, SX-54
o Seri Ubicom's SX series adalah jenis mikrokontroler 8 bit yang, tidak seperti biasanya, memiliki kecepatan tinggi, memiliki sumber daya memori yang besar, dan fleksibilitas tinggi. Beberapa pengguna menganjurkan mikrokontroller pemercepat PICs. Meskipun keragaman jenis mikrokontroler Ubicom's SX sebenarnya terbatas, kecepatan dan kelebihan sumber dayanya yang besar membuat programmer bisa membuat perangkat virtual lain yang dibutuhkan. Referensi bisa ditemukan di Parallax's Web site, sebagai penyalur utama.
* IP2022
o Ubicom's IP2022 adalah mikrokontroler 8 bit berkecepatan tinggi (120 MIPs). Fasilitasnya berupa: 64k FLASH code memory, 16k PRAM (fast code dan packet buffering), 4k data memory, 8-channel A/D, various timers, and on-chip support for Ethernet, USB, UART, SPI and GPSI interfaces.

Xilinx
* Microblaze softcore 32 bit microcontroller
* Picoblaze softcore 8 bit microcontroller






Minggu, 30 Desember 2012

Tugas Pemrograman Visual 9















Pengaplikasian sistem database kedalam Visual Basic 2010 menggunakan MSQL Server 2005 :

1. Sebelum kita mengapplikasikan sistem database kedalam visual basic 2010 kita harus memiliki program pengolah databae terlebih dahulu kali ini saya menggunakan MSQL Server 2005.
2. Buka SQL Server 2005 kemudian login -> conect.
















3. Buat datadase baru, klik kanan pada database -> new database -> beri nama dan pilih lokasi penyimpanan -> ok. seperti gambar berikut.












4. klik kanan pada tabel yang baru dibuat pilih modify. isikan seperti gambar dibawah.












5. Isi tabel, klik kanan -> open table. isi seperti berikut. Kemudian save beri nama tabel.












6. Buka Visual Basic 2010, buat project baru. pilih menu data -> add new data source -> database -> dataset.

















7. Add New conection pilih SQL server 2005. Isikan seperti berikut.





















8. Centang pada tabel

















9. Desain form seperti berikut. Juga tambahkan button-button yang diperlukan.

















10.Tambahkan Data dan Lalu simpan

















11. Untuk tombol pencarian nama , klik button pencarian nama































12. Jika program selesai , klik button keluar

















*) Coding Program di atas :

Public Class Form1

    Private Sub TbmahasiswaBindingNavigatorSaveItem_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs)
        Me.Validate()
        Me.TbmahasiswaBindingSource.EndEdit()
        Me.TableAdapterManager.UpdateAll(Me.DbmahasiswaDataSet)

    End Sub

    Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
        'TODO: This line of code loads data into the 'DbmahasiswaDataSet.tbmahasiswa' table. You can move, or remove it, as needed.
        Me.TbmahasiswaTableAdapter.Fill(Me.DbmahasiswaDataSet.tbmahasiswa)

    End Sub

    Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
        Me.TbmahasiswaBindingSource.MoveFirst()
    End Sub

    Private Sub Button2_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button2.Click
        Me.TbmahasiswaBindingSource.MovePrevious()
    End Sub

    Private Sub Button3_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button3.Click
        Me.TbmahasiswaBindingSource.MoveNext()
    End Sub

    Private Sub Button4_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button4.Click
        Me.TbmahasiswaBindingSource.MoveLast()
    End Sub

    Private Sub Button5_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button5.Click
        Me.TbmahasiswaBindingSource.AddNew()
    End Sub

    Private Sub Button6_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button6.Click
        Me.Validate()
        Me.TbmahasiswaBindingSource.EndEdit()
        Me.TableAdapterManager.UpdateAll(Me.DbmahasiswaDataSet)
    End Sub

    Private Sub Button7_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button7.Click
        Me.TbmahasiswaBindingSource.RemoveCurrent()
    End Sub

    Private Sub Button8_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button8.Click
        Dim carinama As String
        Dim posisi As String

        carinama = InputBox("Masukkan Nama", "Cari")

        If (TbmahasiswaBindingSource.Find("Nama", carinama)) > -1 Then
            MsgBox("Nama Ditemukan", vbOKOnly, "Pencarian")
            Me.TbmahasiswaBindingSource.Position = TbmahasiswaBindingSource.Find("Nama", carinama)
            posisi = TbmahasiswaBindingSource.Find("Nama", carinama) + 1
        Else
            MsgBox("Nama Tidak Ada", vbOKOnly, "Pencarian")
        End If
    End Sub

    Private Sub Button9_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button9.Click
        If (MsgBox("Anda Yakin ?", vbQuestion + vbYesNo + vbDefaultButton2, "Keluar")) = vbYes Then
            Me.Close()
        End If
    End Sub
End Class

Selasa, 25 Desember 2012

Tugas 8 Pemrograman Visual

1. Tugas 1 ( Function dengan return value berupa array)


Private Function fstat(ByVal ParamArray args() As Object) As Single()
        Dim hasil(3) As Single
Penjelasan : memesan variabel hasil berjumlah 3 yaitu hasil(0),hasil(1),hasil(3)
     
  Dim i As Integer
        For i = 0 To UBound(args)
Penjelasan:‘mendeklarasikan variabel i sebgai integer dan perualangan i sebanyak array yang di pesan (To UBound(args))
     

      hasil(0) = hasil(0) + args(i)
            If i = 0 Then
                hasil(1) = args(i)
                hasil(2) = args(i)
            End If
            If hasil(1) < args(i) Then hasil(1) = args(i)
            If hasil(2) > args(i) Then hasil(2) = args(i)

        Next i
        Return hasil
    End Function
Penjelasan: jika i= 0 maka maka hasil(1) = args jumlah index ny demikian juga hasil(2),,
Jika hasil (1) kurang dari args(i) maka hasil (1) sama dengan hasil args(i) ny demikian juga hasil dua lebih besar dari args (i) maka hasil(2) sama dengan args (i).dan terus mengulang sampai jumlah indexs

    Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
        Dim statistik As Single()= fstat(1, 6, 2, 7, 3, 9, 4, 10, 8, 5)
        TextBox1.Text = statistik(0)
        TextBox2.Text = statistik(1)
        TextBox3.Text = statistik(2)
    End Sub
End Class
Penjelasan pada button 1 memesan variable statistik
Pada textbox 1 untuk menampilkan jumlah keseluruhan dari array yang telah di pesan d atas
Textbox2 untuk menampilkan nilai atau angka terbesar dari array tersebut
Textbox3 untuk menampilkan nilai atau angka terkecil dari array tersebut

1.bisa muncul angka 55 dari jumlah array yang terdapat pada coding yaitu  ”fstat(1, 6, 2, 7, 3, 9, 4, 10, 8, 5)”
2.bisa muncul angka (10) yaitu bilangan terbesar dari array tersebut adalah 10
3. dan bisa muncul angka 1 yaitu dari bilangan terkecil dari array tersebut adalah 1 


 2. Tugas 2 (Overloading function )



Public Class Form1

    Function hitung(ByVal bil1 As Integer, ByVal bil2 As Integer) As Integer
        hitung = bil1 + bil2

    End Function
    Function hitung(ByVal bil1 As Integer, ByVal bil2 As Integer, ByVal bil3As Integer) As Integer
        hitung = bil1 + bil2 + bil3
    End Function

    Function hitung(ByVal bil1 As Integer, ByVal bil2 As Integer, ByVal bil3As Integer, ByVal bil4 As Integer) As Integer
        hitung = bil1 + bil2 + bil3 + bil4
    End Function


Penjelasan: hampir sama dengan parramarray sebelum nya.hanya saja pada program ini di deklarasikan lebih dari satu fungsi ,dan hitung untuk menampung penjumlahan array dari beberapa fungsi, tapi yang akan di tampilkan pada textbox yaitu fungsi terakhir tergantung kita memesan angkanya

    Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e AsSystem.EventArgs) Handles Button1.Click
        TextBox1.Text = hitung(1, 2, 3,10)

Penjelasan :angka 1 di deklarasikan untuk bil1, angka 2 untuk bil2, angka 3 untuk bil3, dan masih bisa d tambahkan sesuai keinginan kita disini saya memodif program dengan menambahkan bil4 untuk angka 10

    End Sub
End Class

 3. Tugas 3 (Macam-macam function bawaan )

Procedure digunakan untuk memadatkan tugas-tugas berulang ataupun proses yang digunakan  bersama,  seperti  perhitungan  yang  sering  dilakukan,  text  dan manipulasi kontrol, serta operasi database.
Ada beberapa jenis procedure yang digunakan dalam Visual Basic :
1.  Sub Procedure yang tidak mengembalikan nilai
2.  Function Procedure yang mengembalikan nilai
3.  Property Procedure  yang dapat  mengembalikan nilai dan diisi  nilai  yang mengacu pada suatu objek.
Function Procedure
Pada Visual Basic telah tersedia berbagai fungsi bawaan seperti Sqr, Cos, dan Chr, tetapi fungsi-fungsi yang tersedia tersebut bersifat umum dan kadang-kadang  tidak  memenuhi   kebutuhan  programmer,  untuk  keperluan  tersebut  anda  dapat menciptakan fungsi-fungsi sendiri yang dikenal dengan Function Procedure.
Syntax penulisan Function Procedure
[Private|Public][Static] Function nama_procedure(argumen) [As type]
                Pernyataan-pernyataan
End Function
Ada tiga perbedaan antara function dan procedure :
1.  Umumnya  anda  dapat  memanggil suatu  function dengan mengikut  nama function sisi kanan dari statement atau ekspresi.
2.  Function memiliki type data seperti suatu variabel. Ini menentukan type yang  dari nilai yang di kembalikan
3.  Nilai  kembali  dimasukkan  ke  nama  function  itu  sendirinya,  dan  suatu function dapat menjadi bagian dari suatu ekspresi  yang panjang.